TAPAKTUAN— Kepedulian Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah menyentuh keluarga Ikram (7), anak penyandang disabilitas di Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan.
Pada Selasa (18/8/2026), Kapolres Aceh Selatan datang langsung menyerahkan bantuan kursi roda kepada Ikram. Tak hanya itu, keluarga tersebut juga menerima bantuan bahan pokok serta makanan tambahan berupa susu UHT dan telur.

Ikram merupakan anak kedua pasangan Masrijal dan Liza Desfita. Sejak lahir, ia mengalami kondisi bawaan yang membuatnya membutuhkan perhatian dan pendampingan khusus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Bagi keluarga Ikram, kursi roda tersebut bukan sekadar bantuan. Alat itu diharapkan dapat memudahkan mobilitas Ikram sekaligus meringankan beban orang tuanya dalam mendampingi aktivitas sang anak.
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia seharusnya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian nyata.
“Ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat dalam suasana memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Polisi harus hadir dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ricki.
Di balik bantuan tersebut, tersimpan perjuangan keluarga Ikram yang tidak ringan.
Ayah Ikram, Masrijal, bekerja sebagai nelayan. Pekerjaan itu membuatnya harus melaut dalam waktu cukup lama, bahkan berbulan-bulan, sebelum kembali berkumpul bersama keluarganya.
Sementara Liza Desfita menjadi sosok yang sehari-hari mendampingi Ikram, termasuk memastikan kebutuhan dan kondisi kesehatan anaknya tetap terpantau.
Liza mengaku sangat berterima kasih atas perhatian Kapolres Aceh Selatan kepada putranya.
“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres atas kepeduliannya kepada anak kami. Semoga Bapak Kapolres selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dimudahkan dalam menjalankan tugas dan dibalas semua kebaikannya,” kata Liza.
Liza menjelaskan, Ikram mengalami penyakit bawaan sejak lahir. Namun, kondisi fisiknya hingga kini menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan terdapat perubahan positif dalam kesehatannya.
Ikram juga masih menjalani kontrol kesehatan secara rutin, sedikitnya satu kali dalam setahun, untuk memantau perkembangan kondisinya.
Bantuan kursi roda tersebut diharapkan menjadi sarana penting bagi Ikram untuk bergerak dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah.
Bagi keluarga, kehadiran Kapolres dan bantuan yang diberikan juga menjadi bentuk perhatian yang memberi semangat di tengah keterbatasan ekonomi.
Masrijal dan Liza berharap kepedulian tersebut terus menjadi bagian dari semangat pelayanan Polri kepada masyarakat.
Momentum kemerdekaan pun terasa lebih bermakna ketika diwujudkan dengan melihat warga yang membutuhkan, mendengar keluhannya, lalu hadir memberikan bantuan.
Di rumah sederhana keluarga Ikram, kursi roda itu bukan hanya menjadi alat bantu mobilitas. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi tanda bahwa di tengah keterbatasan, masih ada kepedulian yang hadir mengetuk pintu warga.














