ACEHBASE.com| ACEH SELATAN, Senin (12/10/2026) – Upaya membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan terus bergerak. Pembangunan 14 unit jembatan beton di sejumlah titik dalam wilayah kabupaten tersebut kini berlanjut melalui pengerjaan tahap awal yang melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat.

Di setiap lokasi, semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam mengawali pembangunan. Personel TNI dan warga bahu-membahu menyiapkan area pekerjaan, membersihkan lokasi, hingga melakukan berbagai persiapan teknis untuk mendukung kelancaran pembangunan jembatan.
Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., menjelaskan bahwa pembangunan 14 unit jembatan beton tersebut merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang memadai, khususnya dalam mendukung kelancaran akses transportasi dan aktivitas perekonomian warga.
Menurutnya, tahapan awal pekerjaan menjadi bagian penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik. Karena itu, sinergi antara personel TNI dan masyarakat terus diperkuat melalui semangat gotong royong di masing-masing titik pembangunan.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bukan hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga memperlancar pengangkutan hasil pertanian, menghubungkan akses antardesa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas Dandim.
Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan penghubung secara fisik, melainkan juga menjadi langkah untuk mengatasi kendala infrastruktur yang selama ini dapat menghambat aktivitas masyarakat.
Keberadaan jembatan yang memadai sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memudahkan aktivitas ekonomi dan sosial.
Dandim juga menekankan pentingnya kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam mendukung setiap tahapan pekerjaan. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan untuk mendorong kelancaran pembangunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ketika akses transportasi semakin baik, peluang masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas juga diharapkan semakin terbuka. Terutama bagi warga yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian dan perkebunan.
Melalui pembangunan 14 jembatan beton tersebut, harapan masyarakat terhadap akses yang lebih aman, layak, dan mudah dilalui diharapkan semakin dekat menjadi kenyataan.
Dengan sinergi TNI dan warga yang terus terjalin, pembangunan ini diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas antardesa, tetapi juga memperlancar roda perekonomian dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Selatan.[Red]














