google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu ✖

Mode Gelap
Dandim Aceh Selatan Motivasi Bakal Calon Prajurit TNI AD, Tegaskan Masuk TNI Gratis dan Tanpa Calo TNI Droping Material di Sejumlah Titik Pembangunan 14 Jembatan Beton Aceh Selatan Kodim 0107/Aceh Selatan Gelar Upacara Mingguan, Dandim Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Wilayah Sinergi TNI dan Warga, Tahap Awal Pembangunan 14 Jembatan Beton di Aceh Selatan Terus Berjalan Kinerja BPBD dan Dinsos Disorot, HMI Kutacane Minta Bupati Aceh Tenggara Ambil Sikap Soroti Trend di Lingkungan Birokrasi Aceh Selatan, Tonicko Anggara Pertanyakan Fokus Kinerja SKPK

Nanggroe

TNI-BPBD-TNGL dan Warga Berjibaku Padamkan Karhutla di Ujung Mangki, Luas Terbakar Capai 12 Hektare

badge-check

TNI-BPBD-TNGL dan Warga Berjibaku Padamkan Karhutla di Ujung Mangki, Luas Terbakar Capai 12 Hektare Perbesar

ACEHBASE.com| ACEH SELATAN – Personel gabungan TNI, BPBD, TNGL, Polhut bersama masyarakat terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gampong Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (02/9/2026).

 

Hingga Rabu siang, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 12 hektare. Kondisi lahan gambut yang mudah terbakar, ditambah cuaca panas terik, membuat kobaran api dan bara masih berpotensi meluas.

 

Di tengah kondisi tersebut, Satgas Karhutla terus bergerak melakukan penyisiran dan pemadaman. Fokus utama petugas saat ini adalah menemukan serta memadamkan titik-titik sumber api yang masih menyala maupun bara yang berada di bawah permukaan lahan dan penyekatan agar api tidak semakin meluas.

 

Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan Kapten Inf Ali Sadikin mengatakan, penanganan dilakukan secara intensif dengan mengerahkan personel gabungan ke sejumlah titik yang terindikasi masih terdapat sumber api.

 

“Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 12 hektare. Kondisi lahan gambut dan cuaca yang panas membuat api cukup cepat menjalar. Karena itu, kami fokus mencari dan memadamkan sumber api agar tidak terus meluas,” kata Ali.

 

Menurutnya, karakteristik lahan gambut menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah terlihat padam.

 

“Lahan gambut ini memang menjadi tantangan. Meskipun api di permukaan sudah padam, bara masih bisa bertahan di bawah. Jadi, pemadaman harus dilakukan secara menyeluruh dan terus dipantau,” ujarnya.

 

Personel gabungan juga terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi sumber api yang berpotensi memicu munculnya kembali kobaran. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk mengendalikan karhutla sekaligus mencegah api meluas ke kawasan lainnya.

 

Dengan kondisi cuaca yang masih panas, petugas di lapangan tetap meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pemantauan terhadap titik-titik yang telah dilakukan pemadaman.[Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dandim Aceh Selatan Motivasi Bakal Calon Prajurit TNI AD, Tegaskan Masuk TNI Gratis dan Tanpa Calo

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IMG 20261013 WA0049

TNI Droping Material di Sejumlah Titik Pembangunan 14 Jembatan Beton Aceh Selatan

13 Oktober 2026 - 15:02 WIB

IMG 20261013 WA0081

Kodim 0107/Aceh Selatan Gelar Upacara Mingguan, Dandim Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Wilayah

12 Oktober 2026 - 15:52 WIB

IMG 20261012 WA0000

Sinergi TNI dan Warga, Tahap Awal Pembangunan 14 Jembatan Beton di Aceh Selatan Terus Berjalan

12 Oktober 2026 - 15:49 WIB

IMG 20261012 WA0083

Karang Taruna Aceh Selatan Rudi MS, SKM Hadiri Maulid Nabi dan Santunan Anak Yatim di Pesantren Ashabul Kahfi

11 Oktober 2026 - 16:43 WIB

IMG 20261011 WA0013
Terpopuler di Nanggroe