ACEHBASE.com| ACEH SELATAN – Menjadi prajurit TNI Angkatan Darat bukan sekadar mengejar cita-cita, tetapi juga membutuhkan kesiapan, kedisiplinan, kerja keras, dan tekad kuat untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Pesan inilah yang ditekankan Komandan Kodim (Dandim) 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., saat memberikan motivasi kepada para bakal calon prajurit TNI AD dalam kegiatan Warving penerimaan prajurit di Aula Makodim 0107/Aceh Selatan, Selasa (13/10/2026).
Saat ini TNI Angkatan Darat membuka peluang bagi generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit, baik melalui jalur Bintara maupun Tamtama. Peluang tersebut hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemuda yang memiliki cita-cita mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Di hadapan para peserta, Dandim mendorong generasi muda agar tidak ragu mengejar impian menjadi prajurit TNI AD. Namun, keinginan tersebut harus dibarengi dengan persiapan yang matang, mulai dari menjaga kebugaran fisik, kesehatan, kesiapan mental, hingga meningkatkan pengetahuan dan membentuk karakter yang baik.
Menurutnya, keberhasilan dalam mengikuti seleksi tidak dapat diraih hanya dengan mengandalkan keinginan. Para bakal calon harus berani berproses, disiplin menjalani latihan, konsisten menjaga kesehatan, serta memiliki semangat pantang menyerah dalam menghadapi setiap tahapan seleksi.
“Kalau kalian memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI AD, persiapkan diri mulai sekarang. Jangan hanya bermodal keinginan, tetapi buktikan dengan disiplin, latihan yang teratur, menjaga kesehatan, dan kesungguhan. Percaya pada kemampuan diri sendiri dan jangan mudah menyerah,” tegas Letkol Inf Andrino.
Selain memberikan motivasi, Dandim juga menegaskan bahwa **penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya alias gratis**. Ia mengingatkan para bakal calon beserta keluarga agar tidak mudah tergiur oleh janji pihak-pihak yang mengaku dapat meluluskan peserta seleksi dengan imbalan uang.
“Masuk TNI itu gratis, tidak dipungut biaya. Jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Tidak perlu mencari jalan pintas atau menggunakan calo. Persiapkan diri dengan sungguh-sungguh dan ikuti seluruh tahapan seleksi sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Dandim menekankan, setiap peserta harus memiliki keyakinan bahwa cita-cita menjadi prajurit harus diperjuangkan melalui kemampuan, usaha, dan kesiapan diri sendiri. Karena itu, para bakal calon diminta menjaga integritas, menjauhi praktik percaloan, serta tidak mudah terpengaruh oleh pihak yang menawarkan kelulusan secara tidak sah.
Ia juga mengajak para peserta menjadikan proses persiapan sebagai kesempatan untuk membangun karakter, meningkatkan kedisiplinan, dan menanamkan rasa tanggung jawab. Sebab, menjadi prajurit bukan hanya tentang mengenakan seragam, melainkan juga kesiapan mengemban tugas, memegang teguh sumpah prajurit, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Melalui kegiatan *warving* tersebut, Kodim 0107/Aceh Selatan berharap para bakal calon prajurit memperoleh informasi yang benar mengenai penerimaan TNI AD sekaligus semakin termotivasi untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi secara optimal.[Red]














