google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu ✖

Mode Gelap
Dandim Aceh Selatan Motivasi Bakal Calon Prajurit TNI AD, Tegaskan Masuk TNI Gratis dan Tanpa Calo TNI Droping Material di Sejumlah Titik Pembangunan 14 Jembatan Beton Aceh Selatan Kodim 0107/Aceh Selatan Gelar Upacara Mingguan, Dandim Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Wilayah Sinergi TNI dan Warga, Tahap Awal Pembangunan 14 Jembatan Beton di Aceh Selatan Terus Berjalan Kinerja BPBD dan Dinsos Disorot, HMI Kutacane Minta Bupati Aceh Tenggara Ambil Sikap Soroti Trend di Lingkungan Birokrasi Aceh Selatan, Tonicko Anggara Pertanyakan Fokus Kinerja SKPK

Nanggroe

Titik Api Kembali Terdeteksi di Bakongan, Gabungan TNI-Polri dan BPBD Bergerak Cepat

badge-check

Titik Api Kembali Terdeteksi di Bakongan, Gabungan TNI-Polri dan BPBD Bergerak Cepat Perbesar

ACEHBASE.com| ACEH SELATAN – Titik api kembali terdeteksi di wilayah Gampong Drien, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (29/8/2026). Merespons temuan tersebut, personel gabungan TNI-Polri, BPBD Aceh Selatan bersama masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

 

Langkah cepat itu dilakukan sebagai upaya mencegah api berkembang dan meluas menjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih besar.

 

Dari jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan, penanganan dipimpin Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan Kapten Inf Ali Sadikin, bersama personel Polres Aceh Selatan, petugas pemadam kebakaran BPBD Aceh Selatan serta masyarakat setempat.

 

Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan pengecekan kondisi lapangan dan penanganan terhadap titik api yang terdeteksi. Petugas juga melakukan pemadaman serta pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala dan menjalar ke area lain.

 

Kapten Inf Ali Sadikin mengatakan, setiap informasi terkait kemunculan titik api harus segera ditindaklanjuti. Kecepatan dalam mendatangi lokasi menjadi faktor penting untuk mencegah api berkembang semakin besar.

 

«“Begitu titik api terdeteksi, kita langsung bergerak bersama. Prinsipnya, jangan menunggu api membesar. Sedini mungkin kita lakukan pengecekan dan penanganan agar tidak meluas,” ujarnya.»

 

Ia menjelaskan, kebakaran lahan di lokasi tersebut belum sempat membesar. Saat ini, personel gabungan masih melakukan proses pendinginan pada sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap guna memastikan kondisi benar-benar aman.

 

“Api belum sempat membesar. Kita terus lakukan pemadaman dan pendinginan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap, sehingga tidak ada peluang api kembali menyala dan meluas,” jelasnya.

 

Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergi antara TNI, Polri, BPBD dan masyarakat menjadi kunci, terutama dalam mendeteksi serta menangani potensi kebakaran sejak dini.

 

“Kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila melihat asap atau titik api, segera laporkan. Jangan menunggu api membesar, karena semakin cepat kita mengetahui, semakin cepat pula penanganannya,” tegasnya.

 

Sementara itu, di tempat terpisah, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., terus menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan langkah pencegahan karhutla di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

 

Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui patroli dan pemantauan kawasan yang rawan terjadi kebakaran, pemasangan spanduk imbauan, serta sosialisasi dan edukasi langsung kepada masyarakat.

 

Dandim menegaskan, masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, pembakaran lahan juga dapat menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan dan masyarakat.

 

«“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Jangan sampai api sudah membesar baru kita bertindak. Saya instruksikan seluruh jajaran untuk aktif melakukan patroli, memberikan edukasi dan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegas Dandim.»

 

Ia menekankan, keberhasilan dalam mencegah karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat.

 

“Setiap potensi titik api harus segera dilaporkan. Jangan biarkan api berkembang. Semakin cepat diketahui, semakin cepat kita bisa bertindak dan mencegah kebakaran meluas,” pungkasnya.

 

Kodim 0107/Aceh Selatan bersama unsur terkait akan terus memperkuat kesiapsiagaan, patroli dan sinergi di lapangan sebagai langkah nyata mencegah karhutla sekaligus melindungi kawasan hutan, lahan masyarakat dan lingkungan di wilayah Kabupaten Aceh Selatan.[Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dandim Aceh Selatan Motivasi Bakal Calon Prajurit TNI AD, Tegaskan Masuk TNI Gratis dan Tanpa Calo

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IMG 20261013 WA0049

TNI Droping Material di Sejumlah Titik Pembangunan 14 Jembatan Beton Aceh Selatan

13 Oktober 2026 - 15:02 WIB

IMG 20261013 WA0081

Kodim 0107/Aceh Selatan Gelar Upacara Mingguan, Dandim Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Wilayah

12 Oktober 2026 - 15:52 WIB

IMG 20261012 WA0000

Sinergi TNI dan Warga, Tahap Awal Pembangunan 14 Jembatan Beton di Aceh Selatan Terus Berjalan

12 Oktober 2026 - 15:49 WIB

IMG 20261012 WA0083

Karang Taruna Aceh Selatan Rudi MS, SKM Hadiri Maulid Nabi dan Santunan Anak Yatim di Pesantren Ashabul Kahfi

11 Oktober 2026 - 16:43 WIB

IMG 20261011 WA0013
Terpopuler di Nanggroe