ACEHBASE.com| ACEH SELATAN – Personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Statis Yonif 115/Macan Leuser (ML) resmi dilepas menuju daerah penugasan.

Dalam momen tersebut, Pangdam Iskandar Muda melalui Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam IM Brigjen TNI Mahesa Fitriadi memberikan pesan tegas kepada seluruh prajurit agar menjaga kehormatan TNI, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta mengemban amanah negara dengan penuh profesionalisme.
Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Mayonif 115/ML, Desa Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (4/8/2026). Kedatangan Brigjen TNI Mahesa Fitriadi disambut langsung Danyonif 115/ML sekaligus Dansatgas Pamtas RI–PNG Letkol Inf Munggi Yudha Mahuli, M.Hub.Int., M.Tr.Mil., beserta jajaran perwira.
Dalam amanat Pangdam Iskandar Muda yang dibacakan Kapoksahli, ditegaskan bahwa penugasan di wilayah perbatasan merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan negara yang tidak diberikan kepada sembarang prajurit. Karena itu, setiap personel dituntut menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin, dan profesionalisme tinggi selama menjalankan operasi.
“Penugasan ini adalah amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya. Jadikan kehormatan satuan sebagai harga diri yang wajib dijaga,” demikian penekanan Pangdam dalam amanatnya.
Pangdam juga mengingatkan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga wilayah perbatasan, tetapi juga dari kemampuan prajurit membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, hingga seluruh elemen di daerah penugasan. Kehadiran Satgas diharapkan menjadi representasi wajah TNI yang humanis, profesional, sekaligus dicintai rakyat.
Untuk membekali personel, Pangdam memberikan enam penekanan utama. Prajurit diminta berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, melaksanakan tugas sesuai prosedur, meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap potensi ancaman, memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah, menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik TNI Angkatan Darat, serta menjaga kesehatan, kebugaran, dan soliditas antaranggota selama bertugas.
Suasana pelepasan berlangsung penuh semangat dan haru. Satu per satu personel Satgas menerima ucapan selamat dari Kapoksahli Pangdam Iskandar Muda beserta para tamu undangan sebagai bentuk dukungan dan doa agar seluruh prajurit diberikan keselamatan, kelancaran, serta keberhasilan dalam mengemban tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan RI–PNG.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapoksahli Pangdam Iskandar Muda Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, Dansatgas Yonif 115/ML Letkol Inf Munggi Yudha Mahuli, M.Hub.Int., M.Tr.Mil., Pasilat Kasrem 012/Teuku Umar Mayor Inf Harri Soesanto, para Kepala Balak Korem 012/Teuku Umar, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Selatan Diva Samudra Putra, S.E., M.M, beserta unsur Forkopimda M.M., Anggota DPRK Aceh Selatan, Musipka Pasie Raja, Tokoh Masyarakat, Agama, serta perangkat Desa dan warga sekitar Mayonif 115/Macan Leuser.[Red]














