google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu ✖

Mode Gelap
TNI Lanjutkan Pembangunan 14 Jembatan Beton di Aceh Selatan, Pembongkaran dan Penggalian Fondasi Dikebut TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton di Buluh Didi, Kluet Timur GEKRAFS Aceh Besar Resmi Dilantik, Sulthan F. Ayhwan Pimpin Penguatan Ekonomi Kreatif Dandim Aceh Selatan Motivasi Bakal Calon Prajurit TNI AD, Tegaskan Masuk TNI Gratis dan Tanpa Calo TNI Droping Material di Sejumlah Titik Pembangunan 14 Jembatan Beton Aceh Selatan Kodim 0107/Aceh Selatan Gelar Upacara Mingguan, Dandim Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Wilayah

Pemerintah

Pemerintah Tegaskan Kapal Asing Tenggelam di Bintan Wajib Tunduk pada Hukum RI

badge-check

Pemerintah Tegaskan Kapal Asing Tenggelam di Bintan Wajib Tunduk pada Hukum RI Perbesar

JAKARTA– Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mempercepat penanganan kapal tanker asing MT Silver Sincere yang tenggelam di perairan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kerugian negara, melindungi lingkungan laut, serta memperkuat kedaulatan maritim Indonesia.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, di Jakarta, Selasa (14/Juli/2026). Rapat dihadiri sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI, Polri, Bakamla, hingga Kejaksaan Agung.

Purwito mengatakan, penanganan MT Silver Sincere menjadi kasus pertama yang dikoordinasikan secara menyeluruh sebagai model penanganan kapal asing yang tenggelam di wilayah yurisdiksi Indonesia.

“Yang paling utama adalah segera menghentikan dan mencegah dampak negatif akibat tenggelamnya kapal ini. Karena itu, koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci agar penanganan berjalan cepat, terpadu, dan efektif,” ujarnya.

Menurut Purwito, kapal berbendera Malaysia tersebut tenggelam di wilayah perairan Indonesia sehingga seluruh proses penanganannya harus mengikuti hukum yang berlaku di Indonesia. Pemerintah juga menegaskan tidak akan membiarkan negara dirugikan akibat kelalaian pihak asing.

MT Silver Sincere diketahui tenggelam pada 12 Januari 2025 saat mengangkut sekitar 1.000 ton limbah minyak (waste oil). Setelah dilakukan sejumlah survei, bangkai kapal ditemukan pada Maret 2025 dengan posisi bergeser sekitar 13 mil laut dari titik awal tenggelam.

Pergeseran bangkai kapal tersebut dinilai berpotensi membahayakan jalur pelayaran, merusak infrastruktur bawah laut, serta mengancam ekosistem perairan.

Dalam rapat, Guru Besar Bidang Akuntansi Sosial dan Lingkungan Prof. Eko Ganis Sukoharsono memaparkan hasil analisis citra satelit Sentinel-1 Synthetic Aperture Radar (SAR) yang menunjukkan indikasi kuat terjadinya tumpahan limbah minyak di sekitar lokasi kapal tenggelam.

Temuan tersebut mengindikasikan adanya pencemaran laut, kerusakan dasar perairan akibat pergeseran bangkai kapal, gangguan terhadap ekosistem pesisir, hingga potensi penurunan hasil tangkapan nelayan di wilayah Kepulauan Riau.

Karena itu, Kemenko Polkam menilai proses pengangkatan bangkai kapal harus segera dilakukan guna mencegah dampak lingkungan yang lebih luas sekaligus menghindari kerugian negara.

Purwito menegaskan pemerintah akan terus mengawal percepatan penyelesaian kasus ini melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga. Penanganan MT Silver Sincere diharapkan menjadi acuan nasional dalam penyelesaian kasus kapal asing yang tenggelam di wilayah yurisdiksi Indonesia, sekaligus memperkuat penegakan hukum, keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan, dan kedaulatan maritim nasional.[RD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Soroti Trend di Lingkungan Birokrasi Aceh Selatan, Tonicko Anggara Pertanyakan Fokus Kinerja SKPK

11 Oktober 2026 - 19:15 WIB

IMG 20261011 WA0026

Langkah Pemkab Aceh Selatan Pulihkan 340 Hektare Sawah, Rehabilitasi Irigasi Didanai TKD Rp1,6 Miliar

10 Oktober 2026 - 01:31 WIB

IMG 20261010 012459 (1100 x 800 piksel)

APBK Aceh Selatan 2027 Disiapkan, Kemiskinan Ekstrem Jadi Prioritas Bupati Mirwan

7 Oktober 2026 - 17:40 WIB

IMG 20261007 WA0050

Bupati Aceh Selatan Kunjungi Warga yang Berobat di Banda Aceh, Singgah di Griya Tuan Tapa

6 Oktober 2026 - 23:14 WIB

IMG 20261006 WA0089

Polda Aceh Siap Bersinergi Agar Kawasan Rawan Tanaman Terlarang Jadi Lahan Produktif

29 September 2026 - 22:49 WIB

IMG 20260929 WA0073
Terpopuler di Pemerintah