Banda Aceh – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (FKIP USK) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Delegasi FKIP USK berhasil meraih juara pertama dan dua juara kedua dalam ajang lomba pada Forum Komunikasi (FORKOM) Pimpinan FKIP Se-Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Pattimura (UNPATTI), Ambon, 5 s.d. 7 November 2026.
Wakil Dekan Kemahasiswaan FKIP USK, Prof. Dr. Asnawi, M.Pd., dari Ambon, mengabarkan bahwa prestasi tersebut diraih melalui tiga cabang lomba, yakni lomba microteaching, pop solo, dan debat bahasa Inggris.

“Putro Meradiwangga dari Program Studi Pendidikan Fisika berhasil meraih Juara I Lomba Internasional Microteaching Saintek di bawah bimbingan Dr. Susilawati.
Lalu, M. Fuji Mukhriza dari Program Studi Pendidikan Sendratasik berhasil meraih Juara II Lomba Menyanyi Pop Solo di bawah bimbingan Ilham Septian, MPd.,,” kata Asnawi.
Selanjutnya, mahasiswa Departemen Bahasa Inggris atas nama Alifah Putri Fadhliati dan Zafira Azzuhra berhasil menyabet Juara II Lomba Debat Bahasa Inggris di bawah bimbingan Muntasir, S.Pd., M.Pd.
Dekan FKIP USK, Dr. Amiruddin, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari persiapan, kerja keras, serta kolaborasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing.
“Sebenarnya ada beberapa cabang lomba yang kita ikutkan. Namun, setelah melihat kesiapan mahasiswa, beberapa cabang lomba itu tidak kita ikutsertakan. Alhamdulillah, cabang lomba yang kita delegasikan langsung ke Ambon berhasil memperoleh medali. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar FKIP USK,” kata Amiruddin.
Dekan FKIP USK berpesan agar mahasiswa tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Prestasi dalam kompetisi, kata dia, harus menjadi titik awal membangun kapasitas diri yang lebih kuat, baik dalam bidang akademik, keterampilan profesional, kreativitas, maupun kepemimpinan.
“Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan berkembang, bukan sebagai alasan untuk berhenti berusaha. Mahasiswa harus berani mencoba, membangun kepercayaan diri, mengasah kompetensi, dan mempersiapkan diri sejak dini. Jangan takut berkompetisi, karena setiap proses kompetisi merupakan ruang pembelajaran untuk meningkatkan kualitas diri,” tuturnya.
Lebih lanjut, Amiruddin mengatakan capaian tersebut sekaligus memperkuat semangat FKIP USK untuk terus membangun budaya akademik dan kompetitif yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan profesionalnya.
“Melalui prestasi di FORKOM Pimpinan FKIP Se-Indonesia 2026 ini, kami jajaran pimpinan FKIP USK berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kompetisi dan berprestasi,” ucapnya.[]













