google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu ✖

Mode Gelap
Pascabanjir, Satgas PDB Aceh Selatan Sambangi Anak Sekolah dan Warga, Pastikan Masyarakat Tak Sendiri Hadapi Masa Pemulihan Progres Jembatan Garuda Terus Meningkat, Desa Jambo Papan Capai 76 Persen, Dandim 0107 Tegaskan Komitmen Percepatan Diduga Program Ketahanan Pangan 2025–2026 Tak Sesuai Realisasi, Warga Desak Polres Aceh Tenggara Usut ADD Gelah Musara Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Turun ke Masjid, Jumat Keliling Jadi Ajang Serap Aspirasi Warga Air Banjir Telah Surut Total, TNI dan BPBD Tetap Siaga Pantau Wilayah Terdampak di Aceh Selatan Sejumlah Titik Jembatan Garuda di Aceh Selatan Masuki Tahap Pengecoran, TNI dan Warga Kompak Percepat Pembangunan

Politik

Pascabanjir, Satgas PDB Aceh Selatan Sambangi Anak Sekolah dan Warga, Pastikan Masyarakat Tak Sendiri Hadapi Masa Pemulihan

badge-check

Pascabanjir, Satgas PDB Aceh Selatan Sambangi Anak Sekolah dan Warga, Pastikan Masyarakat Tak Sendiri Hadapi Masa Pemulihan Perbesar

ACEHBASE.com| ACEH SELATAN, Sabtu (07/11/2026) – Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Selatan memang mulai surut. Namun, perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak tidak lantas berhenti. Satuan Tugas Penanggulangan Darurat Bencana (Satgas PDB) Aceh Selatan yang terdiri dari personel TNI dan BPBD terus bergerak menyambangi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah yang turut merasakan dampak bencana.

 

Kali ini, kegiatan menyasar Desa Lhok Raya dan Desa Cot Bayu, Kecamatan Trumon Tengah, serta Desa Padang Harapan, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan.

 

Kehadiran Satgas PDB bukan sekadar untuk memantau perkembangan kondisi wilayah pascabanjir. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus memberikan semangat dan keyakinan kepada masyarakat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa pemulihan.

 

Salah satu perhatian khusus diberikan kepada anak-anak sekolah dasar yang selama banjir melanda harus menghadapi terganggunya aktivitas belajar.

 

Dengan menyambangi lingkungan sekolah, personel Satgas berupaya menghadirkan kembali keceriaan, memberikan motivasi, serta menguatkan semangat anak-anak agar kembali bersekolah dan tidak kehilangan harapan untuk meraih cita-cita.

 

Di tengah suasana pascabanjir yang masih menyisakan berbagai keterbatasan, anak-anak perlu mendapatkan perhatian khusus. Sebab, pemulihan pascabencana bukan hanya tentang membersihkan lumpur dan memperbaiki fasilitas yang rusak, tetapi juga memastikan kondisi psikologis, semangat, dan aktivitas pendidikan mereka kembali pulih.

 

Selain menyambangi sekolah, personel Satgas PDB juga berdialog langsung dengan warga, mendengarkan kondisi serta kebutuhan masyarakat setelah banjir surut.

 

Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., menjelaskan bahwa kehadiran personel TNI bersama BPBD di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Satgas PDB dalam mendampingi warga, tidak hanya saat bencana berlangsung, tetapi juga selama proses pemulihan pascabanjir.

 

Menurutnya, meskipun kondisi banjir mulai surut, masih banyak hal yang perlu mendapat perhatian, terutama pemulihan aktivitas masyarakat dan dunia pendidikan.

 

“Kami ingin memastikan masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran personel TNI bersama BPBD di tengah-tengah warga merupakan bagian dari upaya memberikan dukungan, semangat, serta memastikan kondisi masyarakat pascabanjir tetap menjadi perhatian kita bersama,” jelasnya.

 

Ia juga menaruh perhatian terhadap anak-anak sekolah dasar yang selama banjir mengalami gangguan aktivitas belajar.

 

“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus tetap mendapatkan perhatian. Kami ingin memberikan semangat kepada mereka agar kembali ceria, kembali bersekolah, dan tidak kehilangan motivasi untuk belajar meskipun baru saja menghadapi musibah banjir,” tambahnya.

 

Ia menegaskan, Satgas PDB Aceh Selatan akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait untuk membantu masyarakat melewati masa pemulihan hingga aktivitas kehidupan kembali berjalan normal.

 

Melalui langkah tersebut, Satgas PDB Aceh Selatan ingin memastikan bahwa pendampingan terhadap masyarakat tidak berhenti ketika air mulai meninggalkan permukiman. Sebaliknya, kehadiran dan kepedulian harus terus berlanjut hingga kehidupan masyarakat benar-benar kembali normal.[Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Progres Jembatan Garuda Terus Meningkat, Desa Jambo Papan Capai 76 Persen, Dandim 0107 Tegaskan Komitmen Percepatan

7 November 2026 - 14:39 WIB

IMG 20261107 WA0101

Diduga Program Ketahanan Pangan 2025–2026 Tak Sesuai Realisasi, Warga Desak Polres Aceh Tenggara Usut ADD Gelah Musara

7 November 2026 - 13:03 WIB

images 2026 11 07T125624.681

Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Turun ke Masjid, Jumat Keliling Jadi Ajang Serap Aspirasi Warga

7 November 2026 - 12:13 WIB

IMG 20261106 WA0081

Air Banjir Telah Surut Total, TNI dan BPBD Tetap Siaga Pantau Wilayah Terdampak di Aceh Selatan

6 November 2026 - 14:17 WIB

IMG 20261106 WA0091(1)

Sejumlah Titik Jembatan Garuda di Aceh Selatan Masuki Tahap Pengecoran, TNI dan Warga Kompak Percepat Pembangunan

6 November 2026 - 14:15 WIB

IMG 20261106 WA0154(1)
Terpopuler di Politik