google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Aceh Selatan Percepat Penegasan Batas Gampong, Sejumlah Wilayah Mulai Dipetakan Mahasiswa FKIP USK Sabet Sejumlah Medali pada FORKOM Pimpinan FKIP Se-Indonesia 2026 di Ambon Pascabanjir, Satgas PDB Aceh Selatan Sambangi Anak Sekolah dan Warga, Pastikan Masyarakat Tak Sendiri Hadapi Masa Pemulihan Progres Jembatan Garuda Terus Meningkat, Desa Jambo Papan Capai 76 Persen, Dandim 0107 Tegaskan Komitmen Percepatan Diduga Program Ketahanan Pangan 2025–2026 Tak Sesuai Realisasi, Warga Desak Polres Aceh Tenggara Usut ADD Gelah Musara Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Turun ke Masjid, Jumat Keliling Jadi Ajang Serap Aspirasi Warga

Nanggroe

Karhutla di Bakongan Memasuki Hari Kedelapan, Tim Gabungan Fokus Penyekatan dan Pendinginan

badge-check

Karhutla di Bakongan Memasuki Hari Kedelapan, Tim Gabungan Fokus Penyekatan dan Pendinginan Perbesar

ACEHBASE.com| ACEH SELATAN, Jumat (4/9/2026) — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, memasuki hari kedelapan. Tim gabungan TNI, BPBD, dan instansi terkait terus melakukan upaya penyisiran, penyekatan, serta pendinginan di kawasan lahan gambut yang terdampak dan masih mengeluarkan kepulan asap.

 

Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Ali Sadikin, mengatakan penanganan di lapangan saat ini difokuskan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap untuk mencegah munculnya kembali api.

 

“Penanganan hari ini masih melanjutkan penyekatan dan pendinginan pada titik yang masih muncul kepulan asap,” kata Ali Sadikin.

 

Ia menjelaskan, personel gabungan, termasuk TNI, terus bergerak melakukan penyisiran dan pendinginan secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara yang berada di dalam lahan gambut dapat dipadamkan dan tidak kembali memicu kebakaran maupun kepulan asap.

 

“Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran dan pendinginan. Kondisi lahan gambut memang membutuhkan penanganan secara menyeluruh agar tidak kembali mengeluarkan asap,” ujarnya.

 

Menurutnya, karakteristik lahan gambut menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla karena bara dapat bertahan di bawah permukaan. Karena itu, proses pendinginan dilakukan secara berulang pada area yang dinilai masih berpotensi menimbulkan asap.

 

Selain melakukan penanganan langsung, personel TNI bersama BPBD dan instansi terkait juga memperkuat pemantauan di kawasan terdampak. Koordinasi antartim terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi lapangan dan menentukan langkah penanganan berikutnya.

 

Kapten Ali mengatakan, upaya penyekatan, pendinginan, penyisiran, dan pemantauan akan terus dilaksanakan hingga kawasan tersebut benar-benar aman dan tidak lagi menunjukkan tanda-tanda munculnya asap.

 

Hingga hari kedelapan, tim gabungan masih bersiaga di lokasi karhutla Desa Ujung Mangki. Penanganan terus dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan personel serta memastikan kawasan terdampak dapat dikendalikan.[Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Aceh Selatan Respons Cepat Banjir Trumon Tengah, BPBD dan Dinsos Turunkan Tim serta Hadirkan Dapur Lapangan

28 Oktober 2026 - 23:37 WIB

IMG 20261028 WA0252

Respons Cepat, TNI dan Pemkab Aceh Selatan Bersinergi Tangani Banjir di Trumon Tengah

28 Oktober 2026 - 22:26 WIB

IMG 20261028 WA0228

Kapolda Aceh Turun Langsung Temui Masyarakat di Ulee Lheue, Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas

28 Oktober 2026 - 16:43 WIB

IMG 20261028 WA0037

Dialog di RRI Banda Aceh, Dirlantas Polda Aceh Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan

28 Oktober 2026 - 15:22 WIB

IMG 20261028 WA0022

Kapolda Aceh Bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

28 Oktober 2026 - 15:11 WIB

IMG 20261028 WA0019
Terpopuler di Nanggroe