ACEHBASE.com| ACEH SELATAN, Jumat (4/9/2026) — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, memasuki hari kedelapan. Tim gabungan TNI, BPBD, dan instansi terkait terus melakukan upaya penyisiran, penyekatan, serta pendinginan di kawasan lahan gambut yang terdampak dan masih mengeluarkan kepulan asap.

Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Ali Sadikin, mengatakan penanganan di lapangan saat ini difokuskan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap untuk mencegah munculnya kembali api.
“Penanganan hari ini masih melanjutkan penyekatan dan pendinginan pada titik yang masih muncul kepulan asap,” kata Ali Sadikin.
Ia menjelaskan, personel gabungan, termasuk TNI, terus bergerak melakukan penyisiran dan pendinginan secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara yang berada di dalam lahan gambut dapat dipadamkan dan tidak kembali memicu kebakaran maupun kepulan asap.
“Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran dan pendinginan. Kondisi lahan gambut memang membutuhkan penanganan secara menyeluruh agar tidak kembali mengeluarkan asap,” ujarnya.
Menurutnya, karakteristik lahan gambut menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla karena bara dapat bertahan di bawah permukaan. Karena itu, proses pendinginan dilakukan secara berulang pada area yang dinilai masih berpotensi menimbulkan asap.
Selain melakukan penanganan langsung, personel TNI bersama BPBD dan instansi terkait juga memperkuat pemantauan di kawasan terdampak. Koordinasi antartim terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi lapangan dan menentukan langkah penanganan berikutnya.
Kapten Ali mengatakan, upaya penyekatan, pendinginan, penyisiran, dan pemantauan akan terus dilaksanakan hingga kawasan tersebut benar-benar aman dan tidak lagi menunjukkan tanda-tanda munculnya asap.
Hingga hari kedelapan, tim gabungan masih bersiaga di lokasi karhutla Desa Ujung Mangki. Penanganan terus dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan personel serta memastikan kawasan terdampak dapat dikendalikan.[Red]














