google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu ✖

Mode Gelap
Air Banjir Telah Surut Total, TNI dan BPBD Tetap Siaga Pantau Wilayah Terdampak di Aceh Selatan Sejumlah Titik Jembatan Garuda di Aceh Selatan Masuki Tahap Pengecoran, TNI dan Warga Kompak Percepat Pembangunan Pascabanjir Trumon Tengah Dan Trumon, TNI Bersama Lintas Instansi Bersihkan Fasilitas Umum dan Rumah Warga Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut, Pengecoran Badan Jembatan di Desa Jambo Papan Hampir Rampung LSM KOREK Soroti Anggaran Sandang Pangan Dinsos Agara 2024–2026, Irwansyah: Dugaan Mark Up Harus Diusut! Kepala Pos Komando Nasional Tinjau Banjir Trumon Raya, Kunjungi Pengungsi dan Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang

Nanggroe

Sungai Lae Soraya Meluap, Banjir Rendam Rumah Warga di Lhok Raya, Babinsa Bergerak Bantu Evakuasi dan Perketat Pemantauan Wilayah

badge-check

Sungai Lae Soraya Meluap, Banjir Rendam Rumah Warga di Lhok Raya, Babinsa Bergerak Bantu Evakuasi dan Perketat Pemantauan Wilayah Perbesar

ACEHBASE.com|ACEH SELATAN – Meluapnya Sungai Lae Soraya atau Sungai Gelombang Kota Subulussalam, menyebabkan banjir merendam permukiman warga di Desa Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (28/10/2026).

 

Menyikapi kondisi tersebut, Kodim 0107/Aceh Selatan melalui jajaran Babinsa bergerak cepat membantu warga terdampak sekaligus memperketat pemantauan wilayah guna mengantisipasi kemungkinan bertambahnya ketinggian air.

 

Banjir yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB itu menggenangi jalan menuju Desa Lhok Raya sepanjang kurang lebih 200 meter dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 40 sentimeter. Selain menghambat akses jalan, genangan air juga merendam 15 unit rumah warga dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter.

 

Berdasarkan laporan sementara, sebanyak 15 kepala keluarga (KK) atau 35 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut. Sementara itu, lima KK yang terdiri dari 15 jiwa telah mengungsi ke musala Kompi 2 Brimob Pelopor sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan.

 

Merespons situasi tersebut, Babinsa turun langsung membantu masyarakat memindahkan barang-barang berharga dan perlengkapan rumah tangga ke tempat yang lebih aman.

 

Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus memastikan langkah awal penanganan banjir berjalan dengan baik.

 

Disisi lain, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., menginstruksikan seluruh jajaran, khususnya Babinsa di wilayah terdampak, agar meningkatkan kesiapsiagaan dan memperketat pemantauan terhadap perkembangan situasi banjir di Desa Lhok Raya.

 

Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Personel di lapangan diminta terus memantau ketinggian air sungai, kondisi permukiman, serta perkembangan situasi di sekitar wilayah rawan banjir.

 

Babinsa juga diminta aktif berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparatur desa, unsur terkait, dan masyarakat guna memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

 

“Utamakan keselamatan masyarakat. Saya instruksikan seluruh personel di wilayah agar terus memantau perkembangan kondisi air, membantu warga yang membutuhkan evakuasi, serta memastikan masyarakat yang berada di lokasi rawan segera diarahkan ke tempat yang lebih aman apabila debit air terus meningkat,” tegas Dandim.

 

Selain membantu proses evakuasi, jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan juga melakukan pendataan terhadap rumah terdampak, jumlah warga, serta potensi kerugian material. Dandim meminta agar data tersebut terus diperbarui dan setiap perkembangan menonjol segera dilaporkan sebagai dasar menentukan langkah penanganan selanjutnya.

 

Masyarakat turut diimbau agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak mengabaikan perkembangan kondisi air sungai. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai maupun kawasan rawan genangan diminta segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman apabila ketinggian air terus bertambah, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

Kesiapsiagaan personel dan pemantauan secara berkala menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya genangan maupun terganggunya akses transportasi. Koordinasi dengan unsur terkait juga terus diperlukan agar penanganan dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

 

Dandim menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat harus benar-benar dirasakan, terutama ketika warga menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Karena itu, seluruh jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan diminta tetap siaga, responsif, dan mengedepankan tindakan cepat demi membantu serta melindungi masyarakat.

 

Hingga laporan awal disampaikan, belum terdapat laporan korban jiwa. Kondisi wilayah terdampak tetap memerlukan kewaspadaan dan pemantauan berkelanjutan untuk mengantisipasi perubahan ketinggian air yang dapat mengancam keselamatan warga.[Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Aceh Selatan Respons Cepat Banjir Trumon Tengah, BPBD dan Dinsos Turunkan Tim serta Hadirkan Dapur Lapangan

28 Oktober 2026 - 23:37 WIB

IMG 20261028 WA0252

Respons Cepat, TNI dan Pemkab Aceh Selatan Bersinergi Tangani Banjir di Trumon Tengah

28 Oktober 2026 - 22:26 WIB

IMG 20261028 WA0228

Kapolda Aceh Turun Langsung Temui Masyarakat di Ulee Lheue, Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas

28 Oktober 2026 - 16:43 WIB

IMG 20261028 WA0037

Dialog di RRI Banda Aceh, Dirlantas Polda Aceh Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan

28 Oktober 2026 - 15:22 WIB

IMG 20261028 WA0022

Kapolda Aceh Bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

28 Oktober 2026 - 15:11 WIB

IMG 20261028 WA0019
Terpopuler di Nanggroe