ACEHBASE.com| ACEH SELATAN – Pembangunan Jembatan Aramco di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Selatan terus dikebut. Salah satu Program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dikerjakan oleh personel TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0107/Aceh Selatan itu kini menunjukkan perkembangan signifikan.

Koordinator Lapangan pembangunan Jembatan Aramco, Kapten Inf Faisal Kurniawan, mengatakan, hingga Jumat (17/7/2026), progres pembangunan di titik Desa Ruak, Kecamatan Kluet Utara, dan Desa Dalam, Kecamatan Samadua, telah mencapai 60 persen.
Sementara itu, pembangunan jembatan di Desa Ujung Tanoh telah mencapai 50 persen, sedangkan di Desa Ujung Gunung Cut mencapai 45 persen.
“Secara umum, progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahapan pemasangan telinga pada keempat sisi jembatan,” ujar Kapten Inf Faisal Kurniawan.
Ia menjelaskan, pembangunan terus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi medan dan karakteristik masing-masing lokasi.
Di tengah tantangan medan, personel TNI AD bersama pihak terkait terus bekerja maksimal untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Pembangunan Jembatan Aramco tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan, mempermudah mobilitas masyarakat, serta membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai aktivitas ekonomi dan sosial.
Bagi masyarakat, jembatan bukan sekadar bangunan fisik. Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi penghubung menuju akses pendidikan, layanan kesehatan, pusat ekonomi, dan berbagai peluang baru.
Melalui karya nyata di lapangan, TNI AD terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat.
Pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari pengabdian TNI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena membangun jembatan berarti membuka konektivitas, memperkuat akses, dan menghadirkan harapan baru bagi rakyat.
TNI AD hadir untuk rakyat, bekerja untuk kesejahteraan masyarakat.[Red]














