google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu

Mode Gelap
Kapolres Aceh Tenggara Perang Lawan Narkoba, LANN Dorong Pembongkaran Jaringan Hingga Tuntas Plafon Mulai Terpasang, Harapan Penghuni Rumah Baru Kian Nyata; Satgas TMMD Kebut Finishing RTLH Menjelang Minggu Terakhir, Satgas TMMD Kodim 0107/Aceh Selatan Mulai Cor Box Culvert Titik 3 Rumah Reyot Tinggal Kenangan, RTLH TMMD Kodim 0107/Aceh Selatan Masuk Tahap Pengecatan Kejar Target TMMD, Satgas Kodim 0107/Aceh Selatan Lembur hingga Malam Rampungkan RTLH Kapolres Aceh Tenggara Perintahkan Bongkar Jaringan Narkoba

Politik

Megawati Bakal Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh Jadi Pengurus Pusat GNTI

badge-check

Megawati Bakal Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh Jadi Pengurus Pusat GNTI Perbesar

JAKARTA – Politisi PDI Perjuangan asal Aceh Barat Daya, Masady Manggeng, dijadwalkan dikukuhkan sebagai salah satu jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia (PP-GNTI) dalam pelantikan Pengurus Badan dan Sayap Pusat Partai yang akan digelar pada Selasa (21/7/2026) di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Masady merupakan alumnus SMK Negeri 2 (STM) Meulaboh Jurusan Teknik Gambar Bangunan angkatan 2004. Semasa sekolah, ia dikenal sebagai Ketua OSIS periode 2002–2003.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sayap PDI Perjuangan untuk memperkuat perjuangan di sektor nelayan, pertanian, dan masyarakat pesisir.

Kepastian pelantikan tercantum dalam Surat Undangan DPP PDI Perjuangan Nomor 1303/IN/DPP/VII/2026 tertanggal 17 Juli 2026 tentang Pelantikan Pengurus Badan dan Sayap Pusat Partai. Dalam lampiran surat itu, nama Masady Manggeng tercantum sebagai salah satu pengurus PP-GNTI yang akan dikukuhkan.

Sebut Amanah Besar

Masady mengatakan kepercayaan tersebut merupakan amanah untuk memperjuangkan kepentingan nelayan Indonesia melalui organisasi.

“Ini bukan sekadar kepercayaan organisasi, tetapi amanah untuk memastikan suara nelayan benar-benar hadir dalam setiap proses perumusan kebijakan. PP-GNTI harus menjadi organisasi yang mengawal kepentingan nelayan sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat pesisir,” kata Masady.

Menurut dia, Indonesia sebagai negara kepulauan harus menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.

“Nelayan adalah garda terdepan kemakmuran dan kedaulatan bangsa. Negara harus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada nelayan secara berkelanjutan, bukan hanya bantuan sesaat,” ujarnya.

Berawal dari Ketua OSIS STM Meulaboh

Sebelum berkiprah di tingkat nasional, Masady memulai pengalaman organisasinya saat dipercaya menjadi Ketua OSIS SMK Negeri 2 (STM) Meulaboh periode 2002–2003.

Setelah lulus pada 2004, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Riau dan aktif sebagai Ketua Umum Badan Otorita Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Riau.

Di tingkat nasional, ia pernah memimpin Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan Indonesia (HIMITEKINDO) periode 2007–2009. Ia juga menjadi Ketua Panitia Pendirian dan Kongres Pertama Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO).

Pada 2014, Masady tercatat sebagai salah satu deklarator Forum Maritim Hebat (FMH) yang menggagas program “Blusukan 1.000 Pulau” untuk menyerap aspirasi masyarakat pesisir.

Pengalaman tersebut mengantarkannya dipercaya sebagai Komite Bidang Kemaritiman DPP PDI Perjuangan periode 2014–2019.

Pernah Maju sebagai Caleg DPR RI

Dalam dunia politik, Masady merupakan kader PDI Perjuangan dan alumni Diklat Kader Pratama PDI Perjuangan Jakarta Timur.

Pada Pemilu 2024, ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh II. Meski belum terpilih, ia menyatakan tetap aktif memperjuangkan isu perlindungan nelayan, pembangunan kawasan pesisir, ketahanan pangan, dan ekonomi maritim melalui berbagai organisasi.

Fokus Perjuangkan Nelayan

Masady berharap PP-GNTI dapat menjadi jembatan antara aspirasi nelayan dengan pemerintah sekaligus mengawal lahirnya kebijakan yang berpihak pada masyarakat pesisir.

“Nelayan membutuhkan kebijakan yang adil, perlindungan yang memadai, akses terhadap sarana produksi, dan kepastian kesejahteraan. PP-GNTI harus hadir sebagai mitra yang kritis sekaligus konstruktif dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional,” katanya.

Ia berharap pelantikan pengurus baru PP-GNTI menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah serta melahirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan nelayan, petani, dan masyarakat pesisir.[RD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kapolres Aceh Tenggara Perang Lawan Narkoba, LANN Dorong Pembongkaran Jaringan Hingga Tuntas

6 Agustus 2026 - 21:20 WIB

IMG 20260806 WA0090

Kapolres Aceh Tenggara Perintahkan Bongkar Jaringan Narkoba

6 Agustus 2026 - 13:15 WIB

IMG 20260806 WA0017

Masady Manggeng Mundur Dari Relawan Abdya Maju

3 Agustus 2026 - 23:23 WIB

IMG 20260803 WA0003

Dinas Pangan dan Komisi B DPRK Temui Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan Aceh Tenggara

3 Agustus 2026 - 22:45 WIB

IMG 20260803 WA0073

TTI: Pokir DPRA Tanpa Musrenbang Jangan Masuk APBA 2027

3 Agustus 2026 - 22:15 WIB

IMG 20260803 WA0076
Terpopuler di Politik