JAKARTA– Masady Manggeng resmi mengundurkan diri dari Barisan Relawan Arah Baru Abdya Maju. Keputusan itu diambil setelah dirinya mendapat amanah sebagai Ketua DPP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI), organisasi sayap PDI Perjuangan.
Masady menyebut, amanah baru di tingkat nasional menuntut perhatian dan dedikasi penuh sehingga ia memilih mengakhiri kiprahnya di barisan relawan yang selama ini ikut mengawal kemenangan pasangan Safaruddin–Zaman Akli pada Pilkada Aceh Barat Daya 2024.

“Keputusan ini saya ambil agar dapat fokus menjalankan tugas di tingkat nasional dalam memperjuangkan kepentingan nelayan, petani, dan masyarakat pesisir Indonesia,” kata Masady dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Ia mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari Barisan Relawan Arah Baru Abdya Maju. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun bersama para relawan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan pengabdiannya kepada masyarakat.
Masady juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang telah bekerja dan berjuang hingga pasangan Safaruddin–Zaman Akli memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Aceh Barat Daya.
Meski tidak lagi berada dalam struktur relawan, Masady menegaskan komitmennya sebagai kader PDI Perjuangan tetap sama, yakni mengawal kebijakan yang berpihak kepada rakyat serta mendukung pembangunan di Aceh Barat Daya.
Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat tidak dibatasi oleh jabatan ataupun posisi organisasi.
“Di mana pun saya berada, saya akan terus memberikan tenaga, pemikiran, dan gagasan demi kemajuan Aceh Barat Daya, Aceh, dan Indonesia,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Masady berharap silaturahmi dengan seluruh relawan tetap terjalin erat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan dan bersama-sama mendukung pembangunan demi terwujudnya Aceh Barat Daya yang semakin maju dan sejahtera.














