ACEHVASE.com| ACEH SELATAN – Harapan Barlian, warga Kemumu Hilir Kecamatan Labuhanhaji Timur untuk memiliki rumah yang layak huni kini tinggal selangkah lagi menjadi kenyataan. Rumah yang sebelumnya reyot, bocor, dan tak nyaman ditempati, kini berubah drastis setelah menjadi sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD Reguler ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan.

Memasuki jelang pekan terakhir pelaksanaan TMMD, pembangunan rumah tersebut telah memasuki tahap pengecatan, Kamis (06/8/2026).
Tahapan finishing awal ini menjadi penanda bahwa salah satu sasaran fisik TMMD hampir rampung. Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama warga terus bergotong royong menyelesaikan pekerjaan akhir agar rumah segera dapat dihuni oleh keluarga penerima manfaat.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., mengatakan pembangunan RTLH bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Setiap sasaran fisik kami kerjakan dengan maksimal agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin rumah ini menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima,” kata Dansatgas.
Bagi Barlian, perubahan yang terjadi pada rumahnya terasa seperti mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan. Bertahun-tahun ia dan keluarganya tinggal di rumah yang sudah lapuk dan tidak lagi memberikan rasa aman.
“Dulu rumah saya reyot dan tidak nyaman ditempati. Kalau hujan, atap sering bocor dan kami selalu khawatir. Sekarang rumah ini sudah bagus, bahkan sudah masuk tahap pengecatan. Saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah mewujudkan impian keluarga kami memiliki rumah yang layak,” ucap Barlian dengan mata berkaca-kaca.
Program RTLH menjadi salah satu sasaran utama TMMD Reguler ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan. Melalui pembangunan rumah layak huni ini, TNI tidak hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga menghadirkan rasa aman, harapan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di pelosok desa.[Red]














