Banda Aceh—Penyair Aceh yang berdomisili di Jakarta, Fikar W. Eda, menginisiasi kegiatan Puitika Kopi di Kedai Kopi, malam ini, Jumat (10/07/2026). Kegiatan tersebut akan dilaksakan di Kedai Kopi Yah Cut, Jalan Prof. A. Hasjmy, Gampong Ilie, Ulee Kareng, Banda Aceh.

Kegiatan yang akan dimulai pada pukul 20.30 WIB itu menghadirkan beberapa penyair Aceh, antara lain Devie Matahari berdarah Betawi, Zul Kirbi berdarah Minang, dan Rahmad Sanjaya berdarah Gayo.
Selain itu, ada juga Sarjev Hijri yang dikenal dengan blues Aceh-nya, Wina SW1 yang dikenal sebagai penyair Aceh-Kimono, Fozan Santa si penyair yang dramawan, dan Herman RN si penyair akademisi.
“Rencana kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Sekda Aceh, Bapak Muhammad Nasir. Bukan dibuka dengan pidato resmi sebagaimana acara formal, tapi dibuka dengan puisi pidato. Jadi, Pak Sekda juga akan baca puisi,” ujar Fikar W. Eda.
Menurut Fikar, beberapa pejabat publik juga diundang membaca puisi atau menampilkan atraksi seni. Kata dia, Kadis Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, juga direncakan hadir membaca puisi.
“Kita juga sudah undang Rektor USK, Rektor ISBI Aceh, Rektor UTU, Rektor UIN. Semoga para pemimpin perguruan tinggi di Aceh ini bisa hadir semua. Kita ingin memperlihatkan bahwa dengan puisi dan kopi, semua bisa bersatu. Yang terpilah bsa bertaut,” kata Fikar.
Lebih lanjut, Fikar mengatakan kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh Komunitas Desember Kopi Gayo, sebuah lembaga seni yang didirikan oleh Fikar dan Devie Matahari sejak sepuluh tahun lalu.
“Kami akan terus berbuat dan bergiat dalam bidang seni-sastra, tanpa memilah status, jenjang pendiidkan, dan usia. Kami percaya, jika politik memilah dan memecah, seni dan sastra yang akan menyatukan dan menautkan,” tegas Fikar W. Eda.[]









