SUBULUSSALAM– Ketua Aliansi Mahasiswa Pemuda Subulussalam (AMPeS), Suardi Munthe, mengingatkan Wali Kota Subulussalam agar tetap berpegang pada visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat, khususnya komitmen untuk mewujudkan kondisi nol defisit anggaran dalam kurun waktu tiga tahun.
Menurut Suardi, komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kebijakan yang terukur, transparan, akuntabel, dan dilaksanakan secara konsisten sehingga target yang telah disampaikan kepada publik dapat tercapai.

“Masyarakat tentu berharap setiap program yang telah dijanjikan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi direalisasikan secara bertahap, memiliki indikator yang jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” kata Suardi dalam keterangan tertulis Senin 13 Juli 2026
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi pemerintah dalam menjalankan program pembangunan. Menurutnya, berbagai kebijakan yang telah direncanakan harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak berhenti di tengah jalan.
“Jangan sampai pelaksanaan program hanya berlangsung sesaat atau sekadar panas-panas tahi kucing. Pemerintah perlu menjaga konsistensi agar target yang telah ditetapkan benar-benar dapat diwujudkan,” ujarnya.
Suardi menambahkan, AMPeS akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mengawal jalannya pemerintahan serta menyampaikan masukan secara konstruktif. Langkah tersebut, menurut dia, bertujuan mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.














