google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI, Koramil, Kecamatan, Polsek dan Warga Bersihkan Lapangan Blang Keujeren Dari Pagi Hingga Malam, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Wujudkan Harapan Warga Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Bangun Sanitasi RTLH, TNI dan Warga Kompak Pasang Septic Tank Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Rampungkan Fasilitas Air Bersih, Tapak Tower Mulai Dipasang Angkut Batu Karang Demi Jembatan, TNI dan Warga Kebut Pembukaan Jalan TMMD di Aceh Selatan Pengecoran Kepala Jembatan Box Dimulai, Satgas TMMD ke-129 Percepat Pembukaan Badan Jalan di Kemumu Seberang

Politik

Sebulan Usai Demo, LSM KOREK Putus Asa Terhadap DPRK Aceh Tenggara: “Kami Tak Akan Datang Lagi”

badge-check

Sebulan Usai Demo, LSM KOREK Putus Asa Terhadap DPRK Aceh Tenggara: “Kami Tak Akan Datang Lagi” Perbesar

ACEH TENGGARA– Sebulan setelah menggelar aksi damai di depan Kantor DPRK Aceh Tenggara, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (KOREK) Provinsi Aceh menyatakan tidak lagi menaruh harapan kepada lembaga legislatif tersebut.

Pada Jumat (10/7/2026), organisasi itu mengumumkan tidak akan lagi membawa aspirasi masyarakat maupun menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRK Aceh Tenggara. Keputusan itu, menurut KOREK, merupakan bentuk kekecewaan atas belum adanya tindak lanjut terhadap aspirasi yang mereka sampaikan dalam aksi 10 Juni 2026.

Saat itu, KOREK meminta DPRK menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait dugaan program titipan dalam penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Program yang mereka soroti meliputi kegiatan pemberantasan narkoba di tingkat desa, pengadaan Buku Kute, dan pengadaan bibit kakao.

“Kami memutuskan tidak akan lagi datang membawa aspirasi ke DPRK Aceh Tenggara. Aspirasi yang kami sampaikan sebulan lalu tidak kami lihat ditindaklanjuti sebagaimana yang kami harapkan,” kata Ketua DPW LSM KOREK Aceh, Irwansyah Putra.

Menurut Irwansyah, sikap tersebut lahir dari penilaian organisasinya bahwa fungsi DPRK sebagai wadah penyalur aspirasi masyarakat belum berjalan sebagaimana yang mereka harapkan.

Ia juga menyoroti minimnya sambutan dari anggota DPRK saat aksi berlangsung. Menurut KOREK, dari 30 anggota DPRK Aceh Tenggara, hanya Ketua Fraksi Silayakh, M. Rapy, dan dua lainnya yang menemui massa aksi.

“Kami datang membawa aspirasi yang menurut kami menyangkut kepentingan publik” ujarnya

Irwansyah juga mempertanyakan prioritas DPRK dalam menerima aspirasi masyarakat. Menurut dia, aspirasi yang disampaikan KOREK lebih dahulu disampaikan, tetapi hingga kini belum memperoleh tindak lanjut yang jelas. Sementara itu, ia menilai aspirasi dari organisasi lain lebih cepat mendapat perhatian.

Bagi KOREK, kondisi tersebut menjadi alasan untuk menghentikan seluruh rencana aksi lanjutan di DPRK Aceh Tenggara.IMG 20260710 WA0025Meski menyatakan tidak lagi akan menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi di DPRK, KOREK menegaskan tuntutan mereka terkait dugaan program Dana Desa Tahun Anggaran 2025 tidak berubah dan tetap berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dari instansi yang berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kapolres Aceh Tenggara Perang Lawan Narkoba, LANN Dorong Pembongkaran Jaringan Hingga Tuntas

6 Agustus 2026 - 21:20 WIB

IMG 20260806 WA0090

Kapolres Aceh Tenggara Perintahkan Bongkar Jaringan Narkoba

6 Agustus 2026 - 13:15 WIB

IMG 20260806 WA0017

Masady Manggeng Mundur Dari Relawan Abdya Maju

3 Agustus 2026 - 23:23 WIB

IMG 20260803 WA0003

Dinas Pangan dan Komisi B DPRK Temui Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan Aceh Tenggara

3 Agustus 2026 - 22:45 WIB

IMG 20260803 WA0073

TTI: Pokir DPRA Tanpa Musrenbang Jangan Masuk APBA 2027

3 Agustus 2026 - 22:15 WIB

IMG 20260803 WA0076
Terpopuler di Politik