google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI, Koramil, Kecamatan, Polsek dan Warga Bersihkan Lapangan Blang Keujeren Dari Pagi Hingga Malam, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Wujudkan Harapan Warga Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Bangun Sanitasi RTLH, TNI dan Warga Kompak Pasang Septic Tank Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Rampungkan Fasilitas Air Bersih, Tapak Tower Mulai Dipasang Angkut Batu Karang Demi Jembatan, TNI dan Warga Kebut Pembukaan Jalan TMMD di Aceh Selatan Pengecoran Kepala Jembatan Box Dimulai, Satgas TMMD ke-129 Percepat Pembukaan Badan Jalan di Kemumu Seberang

Politik

Menakar Ulang Kontrak Sosial di Tengah Sorotan Terhadap Korupsi

badge-check

Menakar Ulang Kontrak Sosial di Tengah Sorotan Terhadap Korupsi Perbesar

JAKARTA– Maraknya kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pejabat negara kembali memunculkan perdebatan mengenai kualitas tata kelola pemerintahan, integritas penyelenggara negara, dan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Di ruang publik, berbagai perkara korupsi dengan nilai kerugian negara yang besar dinilai telah memperkuat persepsi bahwa praktik penyalahgunaan kewenangan masih menjadi persoalan serius. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengawasan, penegakan hukum, serta komitmen pemberantasan korupsi.

Dalam konteks itu, tokoh pers sekaligus aktivis kemasyarakatan Wilson Lalengke mengajak masyarakat menjadikan berbagai kasus tersebut sebagai momentum refleksi terhadap hubungan antara negara dan rakyat.

Menurut Wilson, kepercayaan publik hanya dapat dipulihkan apabila penyelenggara negara menunjukkan integritas, akuntabilitas, serta kesungguhan dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Ia menilai rakyat memiliki hak untuk mempertanyakan sejauh mana mandat yang diberikan kepada pemerintah telah dijalankan sesuai tujuan pembentukan negara sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

“Kontrak sosial yang menjadi dasar berdirinya Republik Indonesia harus terus dijaga melalui pemerintahan yang bersih, adil, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Wilson.

Wilson mengingatkan bahwa Indonesia dibangun di atas cita-cita mewujudkan keadilan sosial, melindungi seluruh warga negara, meningkatkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta berkontribusi dalam menjaga ketertiban dunia. Menurutnya, praktik korupsi bertentangan dengan tujuan tersebut.

Ia juga mengaitkan gagasan itu dengan teori kontrak sosial yang berkembang dalam filsafat politik melalui pemikiran Thomas Hobbes, John Locke, dan Jean-Jacques Rousseau. Dalam pandangan tersebut, legitimasi pemerintah bersumber dari persetujuan rakyat untuk menjalankan kekuasaan demi melindungi hak-hak warga negara.

Karena itu, Wilson berpendapat bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup dilakukan melalui penegakan hukum semata, tetapi juga membutuhkan pembenahan sistem pemerintahan, penguatan lembaga pengawas, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan negara.

Menurutnya, refleksi mengenai kontrak sosial tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk memecah belah bangsa, melainkan sebagai dorongan agar pemerintah dan seluruh penyelenggara negara kembali menjalankan amanat konstitusi secara konsisten.

Ia menegaskan bahwa upaya membangun pemerintahan yang bersih merupakan prasyarat untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat demokrasi dan negara hukum di Indonesia.

Catatan Redaksi: Tulisan ini memuat pandangan dan pendapat narasumber mengenai kondisi pemberantasan korupsi serta hubungan antara negara dan rakyat. Pernyataan tersebut merupakan opini narasumber yang menjadi tanggung jawab pihak yang menyampaikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kapolres Aceh Tenggara Perang Lawan Narkoba, LANN Dorong Pembongkaran Jaringan Hingga Tuntas

6 Agustus 2026 - 21:20 WIB

IMG 20260806 WA0090

Kapolres Aceh Tenggara Perintahkan Bongkar Jaringan Narkoba

6 Agustus 2026 - 13:15 WIB

IMG 20260806 WA0017

Masady Manggeng Mundur Dari Relawan Abdya Maju

3 Agustus 2026 - 23:23 WIB

IMG 20260803 WA0003

Dinas Pangan dan Komisi B DPRK Temui Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan Aceh Tenggara

3 Agustus 2026 - 22:45 WIB

IMG 20260803 WA0073

TTI: Pokir DPRA Tanpa Musrenbang Jangan Masuk APBA 2027

3 Agustus 2026 - 22:15 WIB

IMG 20260803 WA0076
Terpopuler di Politik