google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI, Koramil, Kecamatan, Polsek dan Warga Bersihkan Lapangan Blang Keujeren Dari Pagi Hingga Malam, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Wujudkan Harapan Warga Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Bangun Sanitasi RTLH, TNI dan Warga Kompak Pasang Septic Tank Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Rampungkan Fasilitas Air Bersih, Tapak Tower Mulai Dipasang Angkut Batu Karang Demi Jembatan, TNI dan Warga Kebut Pembukaan Jalan TMMD di Aceh Selatan Pengecoran Kepala Jembatan Box Dimulai, Satgas TMMD ke-129 Percepat Pembukaan Badan Jalan di Kemumu Seberang

Politik

Alam Aksi Tagih Tranparansi, Enam Bulan Kejari Aceh Singkil Belum Umumkan Progres Dugaan Korupsi Genset Puskesmas 

badge-check

Alam Aksi Tagih Tranparansi, Enam Bulan Kejari Aceh Singkil Belum Umumkan Progres Dugaan Korupsi Genset Puskesmas  Perbesar

ACEH SINGKIL– Aliansi Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi (ALAMP AKSI) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil menyampaikan perkembangan penanganan dugaan penyimpangan pengadaan genset Puskesmas yang bersumber dari APBD Kabupaten Aceh Singkil Tahun Anggaran 2016.

Ketua ALAMP AKSI, Mahmud Padang, mengatakan desakan tersebut muncul setelah enam bulan berlalu sejak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh melimpahkan laporan masyarakat kepada Kejari Aceh Singkil.

Ia merujuk surat Kejati Aceh Nomor R-48/L.1.5/Fo.2/01/2026 tertanggal 19 Januari 2026 yang menyebutkan laporan masyarakat telah ditelaah dan diteruskan kepada Kejari Aceh Singkil untuk ditindaklanjuti.

“Sudah beberapa bulan sejak Kejati Aceh melimpahkan laporan ini kepada Kejari Aceh Singkil. Kami meminta Kejari menyampaikan kepada publik sejauh mana progres penanganannya. Jangan sampai laporan dugaan korupsi yang telah diteruskan Kejati terkesan mengendap tanpa kepastian hukum,” kata Mahmud, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurut Mahmud, hingga kini masyarakat belum memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut. Padahal, keterbukaan informasi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum, khususnya dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi.

Ia menegaskan ALAMP AKSI tidak bermaksud mengintervensi proses hukum. Organisasinya hanya meminta Kejari Aceh Singkil memberikan informasi mengenai tahapan penanganan perkara, sepanjang tidak mengganggu proses penyidikan atau penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Masyarakat berhak mengetahui apakah laporan tersebut masih dalam tahap telaah, telah masuk penyelidikan, atau memiliki perkembangan lainnya. Transparansi penting agar tidak muncul anggapan perkara berhenti di tengah jalan,” ujarnya.

ALAMP AKSI juga meminta Kejari Aceh Singkil menangani perkara tersebut secara profesional, independen, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurut Mahmud, apabila ditemukan bukti yang cukup, aparat penegak hukum diharapkan menindaklanjuti perkara sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kasus ini menyangkut penggunaan uang rakyat. Jika ditemukan indikasi tindak pidana korupsi, pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu,” katanya.IMG 20260709 WA0013ALAMP AKSI menyatakan akan terus mengawal penanganan dugaan penyimpangan pengadaan genset Puskesmas APBD Aceh Singkil Tahun Anggaran 2016 hingga terdapat kepastian hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kapolres Aceh Tenggara Perang Lawan Narkoba, LANN Dorong Pembongkaran Jaringan Hingga Tuntas

6 Agustus 2026 - 21:20 WIB

IMG 20260806 WA0090

Kapolres Aceh Tenggara Perintahkan Bongkar Jaringan Narkoba

6 Agustus 2026 - 13:15 WIB

IMG 20260806 WA0017

Masady Manggeng Mundur Dari Relawan Abdya Maju

3 Agustus 2026 - 23:23 WIB

IMG 20260803 WA0003

Dinas Pangan dan Komisi B DPRK Temui Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan Aceh Tenggara

3 Agustus 2026 - 22:45 WIB

IMG 20260803 WA0073

TTI: Pokir DPRA Tanpa Musrenbang Jangan Masuk APBA 2027

3 Agustus 2026 - 22:15 WIB

IMG 20260803 WA0076
Terpopuler di Politik