ACEHBASE.com| ACEH SELATAN, Sabtu (07/11/2026) – Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Selatan memang mulai surut. Namun, perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak tidak lantas berhenti. Satuan Tugas Penanggulangan Darurat Bencana (Satgas PDB) Aceh Selatan yang terdiri dari personel TNI dan BPBD terus bergerak menyambangi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah yang turut merasakan dampak bencana.

Kali ini, kegiatan menyasar Desa Lhok Raya dan Desa Cot Bayu, Kecamatan Trumon Tengah, serta Desa Padang Harapan, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan.
Kehadiran Satgas PDB bukan sekadar untuk memantau perkembangan kondisi wilayah pascabanjir. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus memberikan semangat dan keyakinan kepada masyarakat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa pemulihan.
Salah satu perhatian khusus diberikan kepada anak-anak sekolah dasar yang selama banjir melanda harus menghadapi terganggunya aktivitas belajar.
Dengan menyambangi lingkungan sekolah, personel Satgas berupaya menghadirkan kembali keceriaan, memberikan motivasi, serta menguatkan semangat anak-anak agar kembali bersekolah dan tidak kehilangan harapan untuk meraih cita-cita.
Di tengah suasana pascabanjir yang masih menyisakan berbagai keterbatasan, anak-anak perlu mendapatkan perhatian khusus. Sebab, pemulihan pascabencana bukan hanya tentang membersihkan lumpur dan memperbaiki fasilitas yang rusak, tetapi juga memastikan kondisi psikologis, semangat, dan aktivitas pendidikan mereka kembali pulih.
Selain menyambangi sekolah, personel Satgas PDB juga berdialog langsung dengan warga, mendengarkan kondisi serta kebutuhan masyarakat setelah banjir surut.
Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., menjelaskan bahwa kehadiran personel TNI bersama BPBD di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Satgas PDB dalam mendampingi warga, tidak hanya saat bencana berlangsung, tetapi juga selama proses pemulihan pascabanjir.
Menurutnya, meskipun kondisi banjir mulai surut, masih banyak hal yang perlu mendapat perhatian, terutama pemulihan aktivitas masyarakat dan dunia pendidikan.
“Kami ingin memastikan masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran personel TNI bersama BPBD di tengah-tengah warga merupakan bagian dari upaya memberikan dukungan, semangat, serta memastikan kondisi masyarakat pascabanjir tetap menjadi perhatian kita bersama,” jelasnya.
Ia juga menaruh perhatian terhadap anak-anak sekolah dasar yang selama banjir mengalami gangguan aktivitas belajar.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus tetap mendapatkan perhatian. Kami ingin memberikan semangat kepada mereka agar kembali ceria, kembali bersekolah, dan tidak kehilangan motivasi untuk belajar meskipun baru saja menghadapi musibah banjir,” tambahnya.
Ia menegaskan, Satgas PDB Aceh Selatan akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait untuk membantu masyarakat melewati masa pemulihan hingga aktivitas kehidupan kembali berjalan normal.
Melalui langkah tersebut, Satgas PDB Aceh Selatan ingin memastikan bahwa pendampingan terhadap masyarakat tidak berhenti ketika air mulai meninggalkan permukiman. Sebaliknya, kehadiran dan kepedulian harus terus berlanjut hingga kehidupan masyarakat benar-benar kembali normal.[Red]














