ACEHBASE.com| ACEH SELATAN, Kamis (15/10/2026) – Pembangunan 14 unit jembatan beton di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Selatan terus bergerak. Setelah melalui tahapan persiapan dan penataan lokasi, pekerjaan di sejumlah titik kini mulai mengarah pada penyiapan hingga penggalian pondasi sebagai bagian penting dari proses pembangunan konstruksi.

Personel TNI bersama masyarakat setempat terlibat langsung dalam pekerjaan awal tersebut. Aktivitas di lapangan difokuskan pada penyiapan dasar konstruksi agar pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan teknis yang telah direncanakan.
Tahap penggalian pondasi menjadi bagian krusial karena menentukan kesiapan struktur dasar jembatan sebelum pekerjaan konstruksi berikutnya dilaksanakan. Karena itu, setiap proses perlu dikerjakan secara cermat dengan memperhatikan kebutuhan teknis dan kondisi masing-masing lokasi.
Program pembangunan 14 jembatan beton yang dilaksanakan di wilayah teritorial Kodim 0107/Aceh Selatan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung yang lebih layak, terutama di kawasan yang aktivitas warganya sangat bergantung pada jalur antardesa.
Keberadaan jembatan yang memadai bukan sekadar mempermudah perjalanan. Infrastruktur tersebut juga berperan penting dalam mendukung mobilitas warga, memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka akses distribusi barang dan kebutuhan sehari-hari.
Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan jembatan harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan perlu dilaksanakan secara terencana dan memperhatikan kualitas konstruksi agar jembatan yang dibangun nantinya benar-benar layak digunakan, aman, serta mampu menunjang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.
“Yang kita harapkan bukan hanya jembatan selesai dibangun, tetapi jembatan tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat. Akses yang lebih baik akan membantu memperlancar aktivitas warga, termasuk membawa hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Sinergi personel TNI dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan turut menjaga keberlanjutan pembangunan hingga seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai rencana.
Dengan berlanjutnya pekerjaan dari penyiapan lokasi menuju penggalian pondasi, pembangunan 14 jembatan beton di Aceh Selatan diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pembangunan ini juga membawa harapan agar akses yang selama ini menjadi kendala dapat berangsur membaik, sehingga masyarakat memiliki jalur penghubung yang lebih layak untuk menunjang kehidupan sehari-hari.[Red]














