Banda Aceh—Unit Pelayanan Teknis Mata Kuliah Umum Universitas Syiah Kuala (UPT MKU USK) menggelar kegiatan bimbingan teknisk (bimtek) dan penyamaan persepsi pengajaran Mata Kuliah Umum di lingkungan USK, Kamis (27/08/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Multi Media RKU I Universitas Syiah Kuala tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc., Ak., CA. didampingi Direktur Direktorat Pendidikan dan Administrasi Akademik, Prof. Dr. Mailizar, S.Pd., M.Ed.

Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah dosen para pengajar MKU di lingkungan USK, para koordinator MKU, dan pegawai UPT MKU.
Wakil Rektor Bidang Akademik USK, dalam arahannya meminta agar UPT MKU ke depan dapat melakukan pengembangan lebih baik yang fokus pada peningkatan mutu akademik, peningkatan pelayanan, dan mendukung IKU universitas.
“Kita ingin, nilai-nilai Syiah Kuala yang sudah dirumuskan dapat diintegrasikan dalam setiap RPS Mata Kuliah Umum sehingga mahasiswa USK yang sudah tamat dari USK, mereka memiliki pengetahuan yang kuat terhadap nilai-nilai kesyiahkualaan dan mampu mengaplikasikanya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Prof. Heru.
Untuk itu, waki Rektor Bidang Akademik USK berpesan kepada pengelola UPT MKU agar dapat menyusun program pengembangan yang bernuansa akademik dan terinteggrasi dengan nilai-nilai kesyiahkualaan.
Kepala UPT MKU USK, Dr. Herman R, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya baru dua pekan duduk sebagai kepala UPT MKU.
“Karena proses masa transisi kepemimpinan UPT MKU, makanya kegiatan bimtek dan penyamaan persepsi ini baru dapat dilaksanakan sekarang, saat kuliah sudah mulai berjalan. Namun, ini belum terlambat. Baru satu minggu kuliah semester ganjil 2026/2027 berjalan. Kita bersyukur langsung dapat melaksanakan kegiatan ini,” ujar Herman.
Terkait program pengembangan UPT MKU ke depan, Herman menyebutkan akan berupaya mengintegrasikan nilai-nilai kesyiahkualaan, baik secara internal maupun eksternal.
“Perkuliahan ke depan kita rencanakan terintegrasi antar-fakultas sehingga mahasiswa USK dapat merasakan nuansa teman baru saat kuliah di RKU ini. Kita ingin mahasiswa Fakultas Teknik, misalnya, saat kuliah MKU, bisa berteman dengan mahasiswa Fakultas Pertanian. Makanya kita berencana bekerja sama dengan layanan ICT USK bagaimana caranya MKU dapat diintegrasikan lintas fakultas,” papar Herman.
Herman menyampaikan saat ini terdapat 578 kelas yang diasuh oleh UPT MKU, sedangkan ruang kuliah yang tersedia hanya 29 ruang.
“Ini tantangan bagi UPT MKU. Namun, saya yakin dengan kebersamaan kita, kita dapat membangun MKU USK ini lebih dan berkembang ke depan,” katanya.
Pada bagian penutup, Herman menawarkan rencanan pengembangan berupa mimpi menjadikan kawasan RKU sebagai Syiah Kuala Cetral Park, karena di kawasan RKU inilah, kata dia, tempat berbaur semua mahasiswa lintas fakultas.[]














