ACEHBASE.com| ACEH SELATAN – Koramil 14/Pasie Raja terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dan kemajuan sektor pertanian di wilayah binaannya.

Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran dan keterlibatan Koramil 14/Pasie Raja dalam kegiatan penanaman padi perdana menggunakan teknologi PM-AAS (Pertanian Modern Advance Agricultura System) di Desa Ladang Tuha, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Pasie Raja, penyuluh pertanian, anggota BPP serta para petani Desa Ladang Tuha. Dari Koramil 14/Pasie Raja, kegiatan diwakili Batituud Koramil 14/Pasie Raja, Serda Roni Kuswanto.
Kehadiran Koramil 14/Pasie Raja merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya melalui penerapan teknologi pertanian modern yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas hasil pertanian.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 14/Pasie Raja turut mendorong sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian dan para petani dalam mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah Kecamatan Pasie Raja.
Serda Roni Kuswanto turut mengikuti rangkaian penanaman padi perdana bersama unsur Muspika, BPP dan para petani. Keterlibatan aparat kewilayahan di lapangan menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan serta komunikasi dengan para petani dalam mendukung pengembangan pertanian modern.
Disisi lain, Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., menegaskan komitmen Kodim 0107/Aceh Selatan untuk terus mendukung program pemerintah di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Menurutnya, dukungan tersebut harus diwujudkan melalui kehadiran dan keterlibatan aktif jajaran Kodim di tengah masyarakat, khususnya dalam mendampingi para petani.
“Saya terus mengarahkan seluruh jajaran, khususnya para Babinsa, agar semakin aktif mendampingi para petani di wilayah binaan. Pendampingan tidak hanya dilakukan saat penanaman, tetapi juga mengikuti perkembangan pertanian, membangun komunikasi dengan petani, serta membantu mencarikan solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi di lapangan,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, penerapan teknologi pertanian modern seperti PM-AAS perlu mendapat dukungan bersama agar dapat memberikan manfaat bagi petani dan mendorong peningkatan produktivitas pertanian.
“Kita akan terus mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian. Saya minta jajaran agar tetap aktif di lapangan, bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan kelompok tani, sehingga pendampingan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Dandim berharap sinergi yang terbangun antara TNI, pemerintah, penyuluh dan para petani dapat terus diperkuat, sehingga berbagai program pertanian di wilayah dapat berjalan secara berkelanjutan dan turut mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Selatan.[Red]














