google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu ✖

Mode Gelap
Plt. Kepala SDN Kuta Baro Aceh Selatan, Rasvia Sukma, Tampil sebagai Presenter di Konferensi Internasional UBBG TNI Lanjutkan Pembangunan 14 Jembatan Beton di Aceh Selatan, Pembongkaran dan Penggalian Fondasi Dikebut TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton di Buluh Didi, Kluet Timur GEKRAFS Aceh Besar Resmi Dilantik, Sulthan F. Ayhwan Pimpin Penguatan Ekonomi Kreatif Dandim Aceh Selatan Motivasi Bakal Calon Prajurit TNI AD, Tegaskan Masuk TNI Gratis dan Tanpa Calo TNI Droping Material di Sejumlah Titik Pembangunan 14 Jembatan Beton Aceh Selatan

Nanggroe

Tim Gabungan Kembali Bergerak, Padamkan Titik Asap Karhutla di Gampong Drien

badge-check

Tim Gabungan Kembali Bergerak, Padamkan Titik Asap Karhutla di Gampong Drien Perbesar

ACEHBASE.com| ACEH SELATAN – Tim gabungan kembali bergerak melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area lahan Gampong Drien, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (31/8/2026).

 

Kepulan asap masih terlihat dari sejumlah bagian lahan. Kondisi tersebut membuat personel gabungan melanjutkan penyisiran untuk menemukan sumber asap sekaligus memastikan bara di bawah permukaan tidak kembali memicu kebakaran.

 

Sekitar 50 personel terlibat dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari TNI, Polri, BPBD Aceh Selatan, Pemerintah Kecamatan Bakongan dan Kota Bahagia, personel Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), serta masyarakat.

 

Penyisiran dilakukan dengan menyusuri area yang masih mengeluarkan asap. Setiap lokasi yang ditemukan kemudian dibasahi dan didinginkan guna mencegah munculnya api baru.

 

Koordinator Lapangan, Danramil 09/Trumon Tengah Kapten Inf Faisal Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dilakukan sebelumnya.

 

“Untuk hari ini, kita melanjutkan proses yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Fokus kita adalah titik-titik asap yang masih muncul dan berpotensi menimbulkan bara kembali,” ujar Kapten Inf Faisal Kurniawan.

 

Upaya di lapangan tidak mudah. Jarak menuju lokasi cukup jauh, medan sulit dilalui, sementara ketersediaan sumber air terbatas. Kondisi itu membuat personel harus bekerja secara bertahap untuk menjangkau area yang masih berasap.

 

Setelah api dipadamkan, bagian lahan tersebut kembali diperiksa dan dilakukan pembasahan. Langkah ini untuk memastikan tidak ada bara yang tertinggal di bawah permukaan dan berpotensi menyala kembali.

 

“Medan yang kita hadapi cukup sulit, jarak juga menjadi kendala, ditambah sumber air yang terbatas. Karena itu, kita harus melakukan penanganan secara bertahap dan memastikan setiap lokasi yang sudah dipadamkan benar-benar aman,” jelas Kapten Inf Faisal.

 

Menurutnya, proses pendinginan menjadi salah satu langkah penting karena asap yang terlihat belum tentu menunjukkan api berada di permukaan. Bara dapat bertahan di dalam lapisan lahan sehingga pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh.

 

Keselamatan personel juga menjadi perhatian selama operasi berlangsung. Setiap pergerakan disesuaikan dengan kondisi medan dan situasi di lokasi.

 

“Kita harus memastikan setiap titik yang ditangani benar-benar padam dan tidak menyisakan bara yang dapat kembali memicu kebakaran. Keselamatan personel juga tetap menjadi perhatian utama selama berada di lapangan,” tegasnya.

 

Keterlibatan masyarakat turut mendukung upaya tersebut. Bersama TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan dan TNGL, warga ikut menyisir kawasan serta membantu mengatasi bagian lahan yang masih mengeluarkan asap.

 

Kolaborasi lintas unsur menjadi kekuatan penting dalam mengendalikan karhutla di Gampong Drien, terlebih kondisi medan dan keterbatasan air membuat proses di lapangan membutuhkan waktu serta kewaspadaan.

 

Hingga Senin siang, penyisiran masih dilakukan pada area yang terpantau mengeluarkan asap. Setiap lokasi yang ditemukan diperiksa, dipadamkan, kemudian didinginkan untuk mencegah munculnya api dan meluas ke bagian lahan lainnya.

 

Tim gabungan akan terus memantau kawasan tersebut dan melakukan tindakan apabila masih ditemukan asap maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran.[Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

TNI Lanjutkan Pembangunan 14 Jembatan Beton di Aceh Selatan, Pembongkaran dan Penggalian Fondasi Dikebut

14 Oktober 2026 - 14:52 WIB

IMG 20261014 WA0067

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton di Buluh Didi, Kluet Timur

14 Oktober 2026 - 14:45 WIB

IMG 20261014 WA0153

Dandim Aceh Selatan Motivasi Bakal Calon Prajurit TNI AD, Tegaskan Masuk TNI Gratis dan Tanpa Calo

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IMG 20261013 WA0049

TNI Droping Material di Sejumlah Titik Pembangunan 14 Jembatan Beton Aceh Selatan

13 Oktober 2026 - 15:02 WIB

IMG 20261013 WA0081

Kodim 0107/Aceh Selatan Gelar Upacara Mingguan, Dandim Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Wilayah

12 Oktober 2026 - 15:52 WIB

IMG 20261012 WA0000
Terpopuler di Nanggroe