ACEH TENGGARA– Wakapolres Aceh Tenggara Kompol Rafliandi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kabupaten Aceh Tenggara periode 2024–2029, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum memperkuat peran organisasi profesi guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur TNI-Polri.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo melalui Wakapolres Kompol Rafliandi menyampaikan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, serta mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.
Menurutnya, kemajuan dunia pendidikan tidak hanya bergantung pada tenaga pendidik, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi antara guru, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif,” demikian pesan yang disampaikan melalui Wakapolres.
Ia menegaskan, Polri mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di lingkungan pendidikan agar para guru dapat menjalankan tugas secara optimal dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.
Pelantikan pengurus PGRI tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi langkah untuk memperkuat soliditas antarpendidik, meningkatkan profesionalisme guru, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara.
Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pendidikan Berkualitas, Generasi Aceh Tenggara Lebih Berdaya














