google-site-verification=G8ayis7ZEYdO53ipKoeu61XDHYpo2ihoRFjBMNsJCfo

Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Aceh Selatan Percepat Penegasan Batas Gampong, Sejumlah Wilayah Mulai Dipetakan Mahasiswa FKIP USK Sabet Sejumlah Medali pada FORKOM Pimpinan FKIP Se-Indonesia 2026 di Ambon Pascabanjir, Satgas PDB Aceh Selatan Sambangi Anak Sekolah dan Warga, Pastikan Masyarakat Tak Sendiri Hadapi Masa Pemulihan Progres Jembatan Garuda Terus Meningkat, Desa Jambo Papan Capai 76 Persen, Dandim 0107 Tegaskan Komitmen Percepatan Diduga Program Ketahanan Pangan 2025–2026 Tak Sesuai Realisasi, Warga Desak Polres Aceh Tenggara Usut ADD Gelah Musara Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Turun ke Masjid, Jumat Keliling Jadi Ajang Serap Aspirasi Warga

Nanggroe

Tinjau Karhutla Bakongan, Wabup Aceh Selatan Tekankan Pencegahan Kebakaran

badge-check

Tinjau Karhutla Bakongan, Wabup Aceh Selatan Tekankan Pencegahan Kebakaran Perbesar

ACEHBASE.com|ACEH SELATAN – Wakil Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan, Rabu (2/9/2026).

 

Dalam peninjauan tersebut, Wabup didampingi Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos selaku Dansatgas Karhutla Aceh Selatan, Plt Kalaksa BPBD Aceh Selatan Mudatsir ZA, SE., MM., serta sejumlah pejabat terkait, termasuk Kabid Darurat dan Kabid Damkar BPBD Aceh Selatan.

 

Di lokasi, rombongan melihat langsung upaya pemadaman yang dilakukan Satgas Gabungan Karhutla Aceh Selatan. Personel gabungan terus menyisir area terbakar untuk menemukan sumber titik api sekaligus melakukan penyekatan agar api tidak kembali meluas.

 

Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis menjelaskan kepada Wabup bahwa saat ini satgas masih fokus menangani area lahan terbakar yang diperkirakan mencapai 12 hektare.

 

“Untuk saat ini kita fokus pada penanganan di lahan kurang lebih 12 hektare. Tim terus melakukan penyekatan dan penanganan pada sumber-sumber titik api agar api tidak kembali meluas,” kata Andrino.

 

Menurutnya, kondisi lahan yang terbakar menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Karena itu, personel di lapangan terus melakukan pemantauan dan penyisiran untuk memastikan bara maupun titik api yang masih tersisa dapat ditangani.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas Karhutla yang hingga kini terus bekerja di lapangan.

 

“Kami dari pemerintah daerah sangat mengapresiasi langkah dan kerja keras Satgas Karhutla yang terus melakukan penanganan di lapangan. Ini merupakan kerja bersama yang melibatkan TNI, Polri, BPBD, Polhut, TNGL dan unsur masyarakat,” ujar Baital.

 

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung upaya percepatan penanganan Karhutla agar kebakaran tidak semakin meluas dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

 

Untuk memperkuat penanganan, Baital mengatakan akan segera berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait guna menambah personel yang dapat diperbantukan ke lokasi Karhutla.

 

“Kita akan koordinasikan dengan beberapa dinas untuk membantu menurunkan personel, sehingga penanganan di lapangan bisa lebih maksimal dan proses pemadaman dapat dipercepat,” katanya.

 

Baital juga menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menghadapi Karhutla, terutama karena kondisi lahan membutuhkan penanganan cepat, sekaligus pemantauan secara berkelanjutan setelah api berhasil dipadamkan.

 

Menurutnya, Karhutla hampir selalu muncul ketika memasuki musim kemarau. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena kebakaran kerap terjadi pada lahan-lahan yang baru dibuka.

 

“Karhutla ini hampir setiap tahun terjadi ketika memasuki musim kemarau. Kita melihat kebakaran juga sering terjadi di lahan-lahan yang baru dibuka. Karena itu, persoalan ini tidak cukup hanya kita tangani ketika api sudah muncul, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kesadaran kita bersama untuk mencegahnya,” ujar Baital.

 

Ia mengingatkan masyarakat maupun pihak lain yang melakukan pembukaan lahan agar tidak menggunakan cara-cara yang berpotensi memicu kebakaran dan memperluas dampak Karhutla.

 

“Kalau kesadaran kita bersama belum tumbuh, maka kejadian seperti ini dikhawatirkan akan terus berulang setiap tahun. Karena itu, mari kita sama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran yang dapat menimbulkan kebakaran, dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” katanya.

 

Baital menambahkan, pemerintah daerah bersama Satgas Karhutla akan terus melakukan pemantauan di lokasi. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah munculnya kembali titik api yang dapat meluas ke area lainnya.

 

“Penanganan ini membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, TNI, Polri, petugas kehutanan, masyarakat dan seluruh pihak harus memiliki kepedulian yang sama. Kita ingin Karhutla tidak hanya dipadamkan, tetapi juga dicegah agar tidak terus berulang,” pungkasnya.[Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Aceh Selatan Respons Cepat Banjir Trumon Tengah, BPBD dan Dinsos Turunkan Tim serta Hadirkan Dapur Lapangan

28 Oktober 2026 - 23:37 WIB

IMG 20261028 WA0252

Respons Cepat, TNI dan Pemkab Aceh Selatan Bersinergi Tangani Banjir di Trumon Tengah

28 Oktober 2026 - 22:26 WIB

IMG 20261028 WA0228

Kapolda Aceh Turun Langsung Temui Masyarakat di Ulee Lheue, Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas

28 Oktober 2026 - 16:43 WIB

IMG 20261028 WA0037

Dialog di RRI Banda Aceh, Dirlantas Polda Aceh Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan

28 Oktober 2026 - 15:22 WIB

IMG 20261028 WA0022

Kapolda Aceh Bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

28 Oktober 2026 - 15:11 WIB

IMG 20261028 WA0019
Terpopuler di Nanggroe