ACEHBASE.com| ACEH SELATAN – Upaya mendukung swasembada pangan tidak selalu dimulai dari kegiatan besar. Di tingkat desa, memastikan air tetap mengalir ke lahan persawahan menjadi bagian penting agar petani dapat terus berproduksi.

Hal itu dilakukan Babinsa Koramil 13/Kluet Timur, Sertu Edi Nurprabowo, saat turun langsung ke area persawahan masyarakat di Desa Paya Dapur, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (21/8/2025).
Bersama para petani, Babinsa melakukan pemantauan sekaligus mengecek kondisi pipa pengairan yang menjadi salah satu penunjang kebutuhan air bagi lahan persawahan warga.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan saluran air tetap berfungsi dan dapat dimanfaatkan petani, terutama menjelang persiapan lahan untuk musim tanam.
Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus menopang perekonomian warga.
“Kami ingin memastikan kebutuhan dasar petani, salah satunya pengairan, tidak menjadi kendala. Kalau air lancar, petani bisa lebih cepat menyiapkan lahan dan melanjutkan kegiatan bercocok tanam,” kata Sertu Edi.
Ia juga mengajak para petani untuk tidak meninggalkan sektor pertanian dan terus meningkatkan pengelolaan lahan agar hasil produksi semakin optimal.
Menurutnya, menjaga produktivitas pertanian bukan hanya berkaitan dengan hasil panen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama menjaga ketersediaan pangan di tingkat desa.
“Pipa dan saluran air ini harus sama-sama dijaga. Jangan hanya digunakan, tetapi juga dirawat agar tetap bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh para petani,” ujarnya.
Bagi Babinsa, pemantauan seperti ini menjadi bagian dari tugas pembinaan wilayah sekaligus bentuk pendampingan kepada masyarakat. Kehadiran di tengah petani diharapkan dapat membantu menemukan persoalan di lapangan sejak dini, termasuk menyangkut pengairan yang menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan produksi pertanian.
Secara terpisah, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., terus menginstruksikan jajarannya, khususnya para Babinsa, agar aktif turun ke wilayah dan mendampingi masyarakat dalam berbagai upaya penguatan sektor pertanian.
Menurutnya, dukungan terhadap swasembada pangan tidak cukup hanya dilakukan di tingkat kebijakan, tetapi harus menyentuh langsung persoalan yang dihadapi petani di lapangan, mulai dari kesiapan lahan, pengairan hingga pendampingan selama proses budidaya.
“Saya instruksikan para Babinsa untuk terus hadir di tengah petani. Pantau kondisi di lapangan, bantu mencari solusi atas kendala yang dihadapi, dan dorong masyarakat agar lahan pertanian tetap produktif. Ketahanan pangan harus kita bangun bersama dari wilayah,” tegasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Aceh Selatan.[Red]














