ACEHBASE.com| ACEH SELATAN – Ketika sebagian warga telah terlelap, lampu-lampu penerangan masih menyala di lokasi pembangunan rumah. Di bawah cahaya malam, personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan tetap bekerja. Waktu istirahat mereka korbankan demi mengejar satu target: rumah warga segera selesai dan bisa ditempati.

Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus dikebut hingga malam hari di RTLH titik 1, 2 dan 3, wilayah Kecamatan Labuhanhaji Timur, Sabtu (8/8/2026).
Pekerjaan yang belum tuntas pada siang hari langsung dilanjutkan. Setiap bagian bangunan dikerjakan dengan teliti, mulai dari penyelesaian konstruksi hingga bagian-bagian yang menentukan kelayakan dan kenyamanan rumah.
Langkah itu dilakukan Satgas TMMD ke-129 untuk mengejar penyelesaian seluruh sasaran fisik sesuai target yang telah ditetapkan.
“Selama masih ada pekerjaan yang bisa diselesaikan, kami akan maksimalkan waktu yang ada. Kami ingin rumah ini segera rampung sehingga warga penerima manfaat bisa secepatnya menempati rumah yang lebih layak, aman dan nyaman,” tegas Komandan SKS Satgas TMMD ke-129, Lettu Inf Halipan Syahputra.
Ia mengatakan, tambahan jam kerja menjadi salah satu upaya Satgas untuk memastikan progres pembangunan terus bergerak, terlebih pelaksanaan TMMD kini memasuki tahapan akhir.
“Kami tidak ingin waktu terbuang. Setiap jam sangat berarti untuk mengejar target. Karena itu, pekerjaan yang memungkinkan dilanjutkan pada malam hari akan kami kerjakan dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan dan kualitas hasil pekerjaan,” ujarnya.
Kerja keras tersebut mulai menunjukkan hasil. RTLH titik 1 87 dan titik 2 kini telah mencapai progres sekitar 88 persen. Rumah yang sebelumnya jauh dari kondisi layak perlahan berubah menjadi bangunan yang lebih kokoh dan nyaman.
Bagi keluarga penerima manfaat, capaian progres itu bukan sekadar capaian teknis. Itu menjadi tanda bahwa harapan untuk memiliki rumah layak semakin dekat menjadi kenyataan.
Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., mengapresiasi kerja keras seluruh personel Satgas yang tetap menunjukkan semangat tinggi dalam menyelesaikan sasaran fisik, termasuk dengan memanfaatkan waktu hingga malam hari.
“Saya mengapresiasi dedikasi dan semangat seluruh personel yang terus bekerja keras mengejar target. Ini bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi bagaimana kita memastikan manfaat TMMD benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Dansatgas.
Menurutnya, setiap pekerjaan harus dikebut tanpa mengabaikan kualitas dan keselamatan personel.
“Target penting, tetapi kualitas hasil pekerjaan juga harus menjadi perhatian. Kita ingin rumah yang dibangun ini benar-benar layak, kuat dan memberikan kenyamanan bagi keluarga yang akan menempatinya,” tegasnya.
Malam kembali menjadi saksi kerja Satgas TMMD ke-129.
Saat sebagian besar aktivitas warga mulai berhenti, para prajurit masih bekerja di bawah sorotan lampu penerangan.
Sebab di balik setiap dinding yang berdiri, ada keluarga yang sedang menunggu.
Di balik setiap bagian rumah yang diselesaikan, ada harapan yang semakin dekat.
Satgas TMMD ke-129 tidak hanya membangun rumah. Mereka sedang membangun tempat bagi sebuah keluarga untuk pulang, berlindung, dan menata kembali kehidupan dengan rasa aman dan nyaman.[Red]














